Setelah
hitungan mundur death light habis secara otomatis aku di kembalikan ke tempat
simpan posisi terakhir di penginapan kota payon, kembali aku mengingat kejadian
yang baru saja kami alami dengan sedikit kesal. Aku membuka jendela friendlist
untuk menghubungi envy tetapi terlihat dia sudah offline tanpa memberi kabar, melihat
hal tersebut akupun juga logout dari game sekarang
***
Apa
yang terjadi kemarin esok harinya aku ceritakan kepada hafiz dan ami saat jam
istirahat “tentu saja lawanmu tidak sebanding, lihat saja komposisi partynya di
tambah mereka dari salah satu guild besar, equip skill dan banyak hal terlihat
tidak sebanding” ucap ami dengan panjang lebar “benar kata ami lagian kamu
kenapa mencoba melakukan PK dengan levelmu saat ini?” tanya hafiz kepadaku yang
sedang memakan sepiring mie ramen di meja “ya karena penasaran dan tentu saja
kalau bisa mengalahkan mereka lumayan kan bisa dapat barang bagus” jawabku
singkat. Pertemuan kami bertiga di kantin berakhir dengan ajakan ami dan hafiz
untuk kembali fokus mengejar levelku untuk mencapai target awal yang sudah di
tentukan